Kamis, 31 Juli 2008

Pemda Kaltim Merevisi UMP 2008

Dengan Persatuan Gerakan Rakyat,
Kaum Buruh Kalimatan Timur Mendapatkan Kemenangan.


Demontrasi gabungan kaum buruh dan organisasi gerakan di Samarinda, akhirnya membuahkan kemenangan. Tarmizi Abdul Karim sebagai Pj Guberbur Kaltim, mengeluarkan SK No 561/K.403/2008, yang isinya merevisi UMP Kaltim tahun 2008, yang sebelumnya Rp 815.00, menjadi Rp 889.654, atau naik 9,16 %.

SK ini diputuskan melalui rapat yang dipimpin langsung Pj Gubernur Tarmizi, didampingi Kepala Disnakertrans sekaligus Kepala Dewan Pengupahan Provinsi Kaltim Masri Hadi, Asisten I Setprov Kaltim Sjachrudin, Kepala Biro Pemerintahan Setprov Kaltim Ambransyah Mukrie, Kapoltabes Samarinda Kombespol N Simbolon, perwakilan buruh dan dari pihak Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kaltim, Hari rabu (30/7) dini hari, setelah kaum buruh dan organisasi gerakan rakyat lainnya mekakukan unjuk rasa dan pendudukan kantor Guberbur.

Sebelum kenaikan harga BBM, orgnaisasi-organisasi yang sama sudah melakukan aksi-aksi menolak kenaikan harga BBM, dan ketika harga BBM tetap dinaikan, kelompok-kelompok ini tetap menolak kenaikan harga BBM, dan ketika pemerintah tetap saja menaikan harga BBM, maka tuntutan kenaikan upah mulai disuarakan, dan dalam minggu-minggu terkahir ini, semakin sering terjadi aksi dengan jumlah massa yang makin membesar, hingga puncaknya pada hari rabu kemarin, ribuan massa dari berbagai pabrik dan serikat, yang di dukung oleh elemen-elemen mahasiswa, kaum miskin kota melakukan aksi blokir jalan dan pendudukan Kantor Gubernur.

Kenaikan upah ini, tidak sepenuhnya mencukupi kebutuhan hidup layak kaum buruh, namun paling tidak, kemenangan ini membarikan kepercayaan diri yang makin besar bagi kaum buruh dan rakyat kecil, bahwa perubahan itu bisa dilakukan jika ada persatuan, jika dilakukan dengan gerakan massa yang terorganisir.

Beberapa organisasi yang terlibat dalam aksi-aksi ini adalah Aliansi Buruh Menggugat (ABM) Kaltim, Front Pembebasan Nasional (FPN) Kaltim, SBSI, KAHTINDO dan bahkan SPSI.

Mereka juga menyerukan agar di daerah-daerah lain, juga dilakukan revisi UMP/UMK, dan menyerukan agar kaum buruh, kaum pergerakan membanggun persatuan gerakan, agar lebih sanggu memperpejuangan kepentingan bersama, dan lebih memungkinkan mendapatkan kemenangan-kemenangan

BACA ARSIP DI BLOG INI

Komite Persiapan Persatuan Pergerakan Buruh Indonesia

"GABUNGAN SOLIDARITAS PERJUANGAN BURUH, BEKASI"
" FORUM BURUH LINTAS PABRIK, JAKARTA "
"FNPBI-PRM MEDAN"
" SBBSU SUMATERA UTARA "
"FNPBI-PRM SURABAYA"
"FNPBI INDEPENDEN MOJOKERTO"
"SERIKAT BURUH GARUDA, SUMEDANG"
"FNPBI-PRM SAMARINDA"
"FNPBI-PRM BALIKPAPAN"
" FORUM SOLIDARITAS PERJUANGAN BURUH, BANDUNG "

KPRM-PRD

G S P B