Ribuan Buruh Blokir Pintu Tol Padalarang Timur
Andrian Fauzi - detikBandung
Bandung - Berusaha masuk tol, seribuan buruh dari Cimahi yang akan menggelar aksi di Gedung Sate memblokir pintu Tol Padalarang Timur. Aksi ini menimbulkan kemacetan luar biasa di Padalarang.
Massa mencoba masuk sekitar pukul 10.20 WIB. Namun karena dianggap mengganggu, petugas tol pun tidak mengizinkan mereka masuk.
"Sekitar pukul 10.20 WIB sudah ada rombongan. Mungkin mereka ingin masuk Bandung lewat tol. Kita antisipasi, kita tidak buka pintu. Akhirnya mereka (buruh - red) memblokir pintu Tol Padalarang Timur," ujar petugas Sentra Komunikasi Tol Purbaleunyi Dadang saat dihubungi detikbandung, Rabu (12/11/2008).
Aksi blokir pintu tol ini tentu saja menimbulkan kemacetan. Pengguna jalan tol tidak bisa ke luar ataupun masuk melalui pintu Tol Padalarang Timur.
"Berdasarkan informasi petugas pintu tol, macetnya di luar pintu. Mencapai lebih dari 5 kilometer. Ini jelas sangat mengganggu pengguna jalan tol. Pengguna tol yang ingin ke luar lewat pintu Tol Padalarang Timur dialihkan ke Baros dan Cikamuning (akses keluar Padalarang-Ngamprah)," terang Dadang.
Dihubungi ditempat terpisah, Kapolres Cimahi AKBP Eko Budi Sampurno membantah seribuan buruh tersebut melakukan aksi blokir pintu tol. Menurutnya kemacetan terjadi karena para buruh yang mayoritas menggunakan motor ini ingin berbalik arah menuju Bandung.
"Bukan pemblokiran. Memang tadi sempat orasi sebentar. Namun sudah cair sekarang. Kemacetan terjadi karena mereka mau putar balik arah," ujar Kapolres Cimahi AKBP Eko Budi Sampurno saat dihubungi detikbandung melalui telepon selularnya.
Eko juga menambahkan bahwa pihaknya akan mengawal langsung ribuan buruh dari Cimahi ke Gedung Sate. "Kita akan kawal mereka sampai ke Gedung Sate," kata Eko singkat.
Saat ini di Gedung Sate masih berlangsung aksi buruh menolak diterapkannya SKB 4 menteri. Ratusan buruh masih terus berdatangan. Sehari sebelumnya, ribuan buruh telah melakukan aksi menolak SKB 4 menteri. Dalam aksinya mereka mengancam, jika pemprov tidak menolak SKB 4 menteri tersebut, maka buruh akan melakukan aksi demo selama 3 hari.
Andrian Fauzi - detikBandung
Bandung - Berusaha masuk tol, seribuan buruh dari Cimahi yang akan menggelar aksi di Gedung Sate memblokir pintu Tol Padalarang Timur. Aksi ini menimbulkan kemacetan luar biasa di Padalarang.
Massa mencoba masuk sekitar pukul 10.20 WIB. Namun karena dianggap mengganggu, petugas tol pun tidak mengizinkan mereka masuk.
"Sekitar pukul 10.20 WIB sudah ada rombongan. Mungkin mereka ingin masuk Bandung lewat tol. Kita antisipasi, kita tidak buka pintu. Akhirnya mereka (buruh - red) memblokir pintu Tol Padalarang Timur," ujar petugas Sentra Komunikasi Tol Purbaleunyi Dadang saat dihubungi detikbandung, Rabu (12/11/2008).
Aksi blokir pintu tol ini tentu saja menimbulkan kemacetan. Pengguna jalan tol tidak bisa ke luar ataupun masuk melalui pintu Tol Padalarang Timur.
"Berdasarkan informasi petugas pintu tol, macetnya di luar pintu. Mencapai lebih dari 5 kilometer. Ini jelas sangat mengganggu pengguna jalan tol. Pengguna tol yang ingin ke luar lewat pintu Tol Padalarang Timur dialihkan ke Baros dan Cikamuning (akses keluar Padalarang-Ngamprah)," terang Dadang.
Dihubungi ditempat terpisah, Kapolres Cimahi AKBP Eko Budi Sampurno membantah seribuan buruh tersebut melakukan aksi blokir pintu tol. Menurutnya kemacetan terjadi karena para buruh yang mayoritas menggunakan motor ini ingin berbalik arah menuju Bandung.
"Bukan pemblokiran. Memang tadi sempat orasi sebentar. Namun sudah cair sekarang. Kemacetan terjadi karena mereka mau putar balik arah," ujar Kapolres Cimahi AKBP Eko Budi Sampurno saat dihubungi detikbandung melalui telepon selularnya.
Eko juga menambahkan bahwa pihaknya akan mengawal langsung ribuan buruh dari Cimahi ke Gedung Sate. "Kita akan kawal mereka sampai ke Gedung Sate," kata Eko singkat.
Saat ini di Gedung Sate masih berlangsung aksi buruh menolak diterapkannya SKB 4 menteri. Ratusan buruh masih terus berdatangan. Sehari sebelumnya, ribuan buruh telah melakukan aksi menolak SKB 4 menteri. Dalam aksinya mereka mengancam, jika pemprov tidak menolak SKB 4 menteri tersebut, maka buruh akan melakukan aksi demo selama 3 hari.
|